Angkasa Pura 1 - featured

Triwulan I 2021, Angkasa Pura I Layani 6,1 Juta Penumpang

angkasa pura 1-01

PT Angkasa Pura I melayani 6.122.980 penumpang sejak Januari-Maret 2021. Data penumpang pesawat itu diambil dari 15 bandara yang dikelola. Lalu lintas pesawat tercatat sebesar 84.318 pergerakan dan kargo sebesar 105.411.938 kilogram. 

Pada kuartal I tahun ini, kepadatan penumpang tertinggi terjadi pada Maret, yaitu sebanyak 2.341.118 orang. Sementara itu, lalu lalang penumpang pesawat paling landai terjadi pada Februari, yakni hanya sekitar 1.695.485 penumpang. Pada Januari 2021, penumpang juga cukup ramai menggunakan transportasi udara, yaitu sekitar 2.086.307 penumpang.

Bandara Sultan Hadanuddin Makassar menempati posisi pertama sebagai bandara dengan hilir mudik penumpang tertinggi dengan traffic sebesar 1.581.303 penumpang. Diikuti oleh Bandara Juanda Surabaya dengan traffic sebesar 1.235.889 penumpang, dan selanjutnya Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan traffic sebesar 633.879 penumpang.

Jika dibandingkan dengan kuartal I tahun 2020, kepadatan lalu lintas penumpang bandara Angkasa Pura I tahun 2021 jauh lebih kecil, dengan penurunan mencapai 65,5 persen. Pasalnya, kepadatan penumpang pada kuartal I 2020 mencapai angka 17.790.424 penumpang.

“Pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia dan Indonesia pada 2021 ini masih menekan kinerja traffic penerbangan. Hal tersebut dapat dilihat dari traffic penumpang triwulan I 2021 di bandara Angkasa Pura I yang jauh berada di bawah jika dibandingkan traffic penumpang pada triwulan 1 2020. Tingginya tra pada triwulan 1 2020 disebabkan karena kasus penularan Covid-19 yang baru dapat teridentifikasi di Indonesia pada awal Maret 2020 yang kemudian disusul dengan kebijakan restriksi perjalanan sebagai langkah pencegahan penularan virus lebih luas. Setelahnya, traffic penerbangan mengalami penurunan yang sangat drastis hingga titik terendahnya pada Mei 2020 di mana traffic penumpang hanya sebesar¬† 77.342 penumpang,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi.

Kendati demikian, Angkasa Pura I memproyeksikan penumpang pesawat akan meningkat hingga 40,6 juta penumpang atau naik sekitar 29 persen dibanding tahun 2020 dengan total hanya sebesar 31,8 juta penumpang. Lalu lintas pesawat juga diproyeksikan tumbuh sebesar 20 persen menjadi 519.795 pergerakan pesawat dari 432.864 pergerakan pesawat pada 2020. Sementara lalu lintas kargo 2021 diproyeksikan tumbuh 2,1 persen menjadi 445.049 ton dari 436.049 ton pada 2020.

“Untuk dapat mencapai proyeksi tersebut, kami berharap agar destinasi pariwisata dapat mulai dibuka secara bertahap setelah masa libur Idul Fitri 2021 sehingga dapat mendorong peningkatan traffic di bandara-bandara Angkasa Pura I. Hal ini seiring dengan upaya Pemerintah yang telah membekali pelaku usaha di sektor pariwisata terkait penerapan protokol kesehatan melalui sertifikasi cleanliness, health, safety, and environment sustainability (CHSE),” jelas Faik Fahmi.

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Artikel Terkait

Berlangganan Sekarang Juga!

Dapatkan informasi BUMN terbaru langsung ke email anda.