Gambar - Waskita

Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Divestasi BUJT Cibitung-Cilincing

PT Waskita Karya (Persero) Tbk terapkan salah satu dari strategi Program 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita pada awal Oktober 2021. Melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road (WTR), Waskita melakukan divestasi di PT Cibitung Tanjung Priok Tollways kepada PT Akses Pelabuhan Indonesia. Divestasi ini dilakukan guna memperkuat penyehatan keuangan perusahaan serta kelangsungan bisnis.

Pelepasan kepemilikan saham PT Cibitung Tanjung Priok Tollways (CTP) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pemegang konsesi ruas tol Cibitung-Cilincing dilakukan kepada pemegang saham PT CTP, yaitu PT Akses Pelabuhan Indonesia (API). 

Sebelumnya, Waskita memiliki 55 persen kepemilikan saham PT CTP. Penandatanganan kesepakatan ini membuat PT API memegang 100 persen kepemilikan saham PT CTP dari sebelumnya sebesar 45 persen. 

Ratna Ningrum selaku Corporate Secretary Perseroan mengatakan nilai divestasi 55 persen penyertaan Waskita ini sebesar Rp 2,44 triliun di atas nilai perolehan pada PT CTP senilai Rp 1,92 triliun.

“Dengan demikian, atas investasi pada PT CTP, Waskita akan memperoleh keuntungan Rp 520 miliar dan pengurangan utang Rp 5,8 triliun akibat efek dekonsolidasi. Di luar nilai investasi Waskita, terdapat juga Kredit Investasi Perbankan dan akumulasi utang lainya yang secara tidak langsung akan beralih ke pemilik baru,” kata Ratna.

Di tengah kondisi perekonomian global yang menurun dan berbagai macam ketidakpastian di masa pandemi, PT Waskita Toll Road berhasil mendivestasi 3 (tiga) BUJT hingga akhir September 2021. Total sebesar Rp 4,4 triliun atau Rp 2,1 triliun di atas nilai buku senilai Rp 2,3 triliun. Ketiga BUJT yang telah berhasil didivestasi tersebut adalah PT Jasamarga Kualanamu Tol, PT Jasamarga Semarang Batang, dan PT Cinere Serpong Jaya.

Divestasi jalan tol ini merupakan bagian dari Program 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita. Program ini terdiri dari proses restrukturisasi Perseroan Induk dan anak usaha, Penjaminan Pemerintah, Penyertaan Modal Negara (PMN) dan rights issue, penyelesaian konstruksi jalan tol, transformasi bisnis, serta implementasi GCG dan manajemen risiko.

Perseroan juga memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah untuk dapat melakukan percepatan pelaksanaan strategi-strategi penyehatan keuangan Waskita. Dengan implementasi 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita, Perseroan dapat terus berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Nasional, terutama dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Artikel Terkait

Berlangganan Sekarang Juga!

Dapatkan informasi BUMN terbaru langsung ke email anda.