Pertamina

Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30MW

PT Pertamina Gas (Pertagas) bersama BUMD PT Maluku Energi Abadi (Perseroda) atau MEA melaksanakan penandatanganan Head of Agreement (HoA) bertajuk “Maluku Baku Gandeng” dengan PT Wahana Lestari Investama (WLI) di gedung Grha Pertamina, pada Kamis (19/08) lalu.

Hal ini sejalan dengan komitmen pertamina untuk memperkuat strategi dan layanan ramah lingkungan serta berkolaborasi dengan seluruh stakeholder di masa transisi energi saat ini. Melalui afiliasi PGN Subholding Gas Pertamina.

HoA tersebut merupakan perjanjian kerjasama pembangunan, penyaluran, dan pengembangan infrastruktur energi berbasis gas bumi di Pulau Seram untuk mendukung kebutuhan listrik WLI sebesar 30 MW di Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.

Direktur Utama PT Pertamina Gas, Wiko Migantoro mengatakan bahwa dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76, penandatanganan HoA “Maluku Baku Gandeng” akan mendukung kebutuhan energi WLI sekaligus memacu pengembangan industri berbasis gas bumi lainnya di Pulau Seram. 

“Penandatanganan ini tidak hanya mendukung kebutuhan energi PT WLI sekitar 30 MW, namun diharapkan akan turut memacu pengembangan berbagai industri lain di Pulau Seram dengan energi berbasis gas bumi asli Maluku.” kata Wiko. 

Senada dengan Pertagas, Direktur Utama WLI, Karel A. Ralahalu menyampaikan bahwa kehadiran listrik yang bersumber dari pemanfaatan gas bumi di Wilayah Kerja Migas Seram Non-Bula memberikan solusi bagi WLI untuk dapat mengakses energi yang lebih bersih dan efisien.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Pertagas dan MEA membangun infrastruktur energi yang bersumber dari gas bumi Maluku sendiri.” Kata Karel yang juga mantan Gubernur Maluku dua periode. 

Program Pertamina group untuk mendukung pemerataan energi termasuk pemanfaatan energi ramah lingkungan di seluruh pelosok Indonesia ini seiring dengan pemaksimalan efisiensi WLI. Sebagai informasi pada aspek kebutuhan energi saat ini diperkirakan memakan 60 persen biaya operasional perusahaan, maka dari itu pemerataan dibutuhkan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur MEA, Musalam Latuconsina pun turut menyampaikan dukungannya terhadap kerja sama ini dalam momentum HUT Maluku ke-76. Dan MEA sepakat untuk berkolaborasi dan meresmikan tanda tangan kerjasama pada tanggal 19 Agustus, sekaligus sebagai Kado Ultah untuk Masyarakat Maluku. 

“Kerja sama ini menegaskan keberadaan MEA sebagai akselerator serta katalisator ekonomi di Maluku yang dapat memberikan manfaat untuk investor, pelaku usaha, masyarakat dan Pemprov Maluku.” kata Musalam.

Penandatanganan HoA ini merupakan kelanjutan dari kerjasama Pertagas dengan MEA untuk rencana pengembangan dan pembangunan infrastruktur gas bumi di Provinsi Maluku. Pertagas sebagai bagian dari Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya mencapai bauran energi nasional dan memberikan multiplier effect terhadap kesejahteraan masyarakat.

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Artikel Terkait

Berlangganan Sekarang Juga!

Dapatkan informasi BUMN terbaru langsung ke email anda.