Bukti Keberhasilan Transformasi, PTPN Group Laporkan Laba 2 Kali Lipat di Tahun 2021

Kinerja PTPN Group menunjukkan peningkatan signifikan seiring dengan transformasi yang dilakukan dalam pengelolaan manajemen Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).  Perusahaan ini berhasil mencatatkan kenaikan laba, menyelesaikan restrukturisasi utang senilai Rp41 triliun, dan meluncurkan brand ritel premium “NUSAKITA”. 

Perbaikan kinerja PTPN ditandai dengan kenaikan laba bersih yang mencapai Rp1,45 triliun, meningkat 2 kali lipat lebih dari catatan keuangan tahun lalu yang melaporkan kerugian sebesar Rp1,1 triliun (year-on-year). Kerugian ini telah terjadi dua tahun berturut-turut sejak tahun 2019, namun pada akhirnya berhasil diakhiri dengan performa baik pada tahun 2021. Selain laba, revenue PTPN juga tumbuh menjadi Rp21,26 triliun atau meningkat 36,37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Kinerja keuangan yang meningkat didukung oleh beberapa aspek, seperti restrukturisasi, peningkatan produksi dan produktivitas, serta peningkatan nilai tambah produk melalui hilirisasi.  Di tengah pandemi Covid-19, PTPN Group memperlihatkan tren kinerja positif melalui pelaksanaan operational excellence, back to basic, serta penekanan pada culture planters.  Capaian ini didukung pula oleh meningkatnya produksi crude palm oil (CPO) sebesar 19% dan penurunan beban biaya produksi sebesar 14% dibandingkan tahun lalu.    

“Revenue kami per Juni 2021 sudah mencapai 120,34% dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2021. Kenaikan revenue juga berpengaruh pada kenaikan margin pendapatan sebelum pajak, bunga, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar 245,34% dibandingkan tahun 2020 atau senilai Rp5,46 triliun. Pencapaian ini merupakan implementasi dari program EBITDA Transformation, dimana pada tahun pertama PTPN Group membangun fondasi transformasi melalui: Revenue Enhancement, Operations Control Tower, Procurement Excellence, Logistics Optimization, Zero-Based Budgeting (ZBB) dan Organizational Excellence,” papar Mohammad Abdul Ghani, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).

Ghani menambahkan, perbaikan kinerja yang mengesankan ini tidak lepas dari upaya transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan. “Sejak akhir 2019, manajemen terus melakukan transformasi bisnis beserta Anak Perusahaan — melalui strategi yang tersusun dalam roadmap transformasi”, paparnya. 

Ada lima strategi transformasi yang ditempuh manajemen Holding PTPN hingga membawa kinerja PTPN Group mencapai level menggembirakan.  Kelima strategi tersebut meliputi tiga strategi utama (Optimalisasi Portfolio & Operational Excellence, Commercial Excellence & Ekspansi Hilir dan Optimalisasi Aset  & Kemitraan Strategis) dan dua strategi pendukung (Pengembangan Kapabilitas dan Budaya & Peningkatan System dan Teknologi).  Keberhasilan transformasi tercermin dalam sejumlah bidang pencapaian, mulai dari revenue, kinerja, produk unggulan, dan pengembangan sumber daya manusia. 

Program-program tersebut diterapkan untuk mengoptimalkan kinerja dan efektivitas PTPN dalam menghadapi tantangan di berbagai aspek, seperti pengelolaan portofolio, operasional, komersial, investasi dan pendanaan, model operasi, merit system, budaya dan kapabilitas.  Selain itu, peningkatan kinerja PTPN Group juga didukung oleh penerapan Integrated procurement System (IPS), yang merupakan proses pengadaan barang dan jasa secara terintegrasi dengan bantuan aplikasi dan teknologi berbasis internet.  IPS dapat mengurangi biaya perusahaan sehingga diperoleh nilai efisiensi sebesar Rp599,18 milyar atau 9,32% dari RKAP terhitung hingga Semester I 2021.

Menurut Ghani, salah satu bagian penting dari Rencana Transformasi Perusahaan adalah Transformasi Keuangan yang bertujuan untuk memastikan keberlanjutan PTPN Group di jangka panjang, Transformasi Keuangan memiliki empat prinsip utama yaitu: Bisnis berkelanjutan, Komprehensif, Cash Flow Consolidation, dan Transparan. 

“Dalam hal transformasi keuangan, kami telah berhasil melakukan  restrukturisasi hutang PTPN Group senilai Rp41 Triliun, dengan dilakukannya Penandatanganan Amandemen Perjanjian Pinjaman dari 39 kreditur pada tanggal 19 April 2021. Ini merupakan bentuk kepercayaan kreditur dalam mendukung upaya transformasi PTPN Group, sekaligus menandai terpenuhinya persyaratan pencairan Dana Investasi Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional,” jelas Ghani. 

PTPN2

Luncurkan Brand Ritel Baru “NUSAKITA” 

Sebagai bagian dari transformasi bisnis, perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memperkuat reputasi brand di pasar ritel dengan peluncuran produk nasional NUSAKITA pada tanggal 17 Agustus 2021. Peluncuran brand ritel nasional NUSAKITA yang memproduksi minyak goreng, gula pasir, teh, dan kopi ini dilakukan PTPN untuk memenuhi ketersediaan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat dengan harga yang terjangkau dan kualitas premium. 

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani mengatakan, “Indonesia merupakan salah satu negara penghasil dan pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di dunia, dimana PTPN Group menjadi perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia dengan produk turunan CPO. Karena itu, sudah saatnya PTPN Group serius memasuki industri hilir dengan memproduksi minyak goreng yang bermutu.  Langkah hilirisasi ini merupakan peran perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan dan mendorong peningkatan nilai tambah.” 

Produk NUSAKITA memiliki kualitas tinggi, setara dengan brand-brand pesaing sejenis yang sudah terlebih dahulu ada di pasaran. Hal ini karena semua bahannya berasal dari alam Indonesia yang diolah dengan tangan-tangan terampil di PTPN yang telah berpengalaman puluhan tahun dalam menanam, merawat, memanen, serta mengolah sumber daya alam menjadi produk terbaik. 

“Seluruh pencapaian PTPN Group tentu melegakan sekaligus memicu kami untuk lebih bersemangat dalam mewujudkan cita-cita transformasi PTPN.  Kami juga ingin PTPN kedepannya bisa menjadi kebanggaan baru Indonesia,” ujar Ghani.

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Artikel Terkait

Berlangganan Sekarang Juga!

Dapatkan informasi BUMN terbaru langsung ke email anda.