Ekspor dan Impor ke Port Klang Malaysia, Rute Baru Kapal Meratus dari Terminal Peti Kemas Belawan-pelindo-1

Ekspor dan Impor ke Port Klang Malaysia, Rute Baru Kapal Meratus dari Terminal Peti Kemas Belawan

Kapal Meratus melakukan perjalanan perdana dari Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan yang dikelola oleh Pelindo 1 pada (30/9). Perjalanan ini mengangkut 371 Kegiatan ekspor dan impor perdana MV Meratus Samarinda ke Port Klang, Malaysia. Rute pelayaran baru ini sekaligus menambah kedatangan kapal dari TPK Belawan, khususnya di terminal internasional.

General Manager TPK Belawan, Yarham Harid, ungkapkan bahwa kapal milik Meratus ini direncanakan akan rutin berlayar setiap minggu.

“Pelayaran Meratus akan menambah jumlah kapal yang melayani kegiatan ekspor impor di TPK Belawan, yang tentunya meningkatkan produktivitas terminal internasional. Kami mendukung pelayaran Meratus ini sebagai bentuk penguatan ekspor sebagai upaya untuk pemulihan ekonomi Indonesia,” paparnya.

Yarham Harid juga berharap dengan adanya kapal perdana milik Meratus ini, kelangkaan kapal dan kontainer untuk kegiatan ekspor imbas dari Covid-19 bisa teratasi. Diharapkan juga, rute ini menjadi peluang untuk meningkatkan perdagangan, mendorong pemulihan ekonomi, serta meningkatkan aktivitas ekspor yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi wilayah maupun nasional.

Pencapaian TPK Belawan hingga Agustus 2021

Sampai dengan Agustus 2021, TPK Belawan melayani kunjungan kapal sebanyak 566 call, internasional sebanyak 301 call dan domestik sebanyak 265 call. Hingga bulan tersebut, TPK Belawan melayani bongkar muat peti kemas baik internasional maupun domestik sebanyak 766.795 TEUs, tumbuh 3,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020 sebanyak 738.607 TEUs.

Komoditas unggulan yang dilayani di TPK Belawan meliputi produk turunan crude palm oil (CPO), serta hasil perkebunan dan pertanian. Dalam melayani bongkar muat peti kemas, TPK Belawan memastikan kesiapan alat, SDM, serta kemudahan layanan dalam penggunaan sistem atau teknologi.

Bongkar muat peti kemas di TPK Belawan ini diharapkan bisa efisien, serta menciptakan customer experience yang baik. Atas usaha tersebut, terminal peti kemas ini akhirnya berhasil bertumbuh dan meningkatkan jumlah layanan mereka dibanding tahun sebelumnya.

Kinerja Pelindo 1 hingga Agustus 2021

Dalam kurun waktu sampai Agustus 2021, selain TPK Belawan, Pelindo 1 sendiri juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Tercatat ada arus kapal sebesar 38.001 call, naik 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang sebesar 35.754 call. Kenaikan ini juga karena peningkatan pelayanan kapal di Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Batam, Sei Pakning, dan Dumai.

Selain itu, trafik bongkar muat juga mengalami kenaikan 7,72 persen dari capaian sampai dengan Agustus 2020 sebanyak 13.024.660 ton menjadi 14.029.666 ton pada capaian sampai dengan Agustus 2021. SVP Corporate Secretary Pelindo 1, Basuki Soleh mengungkapkan bahwa hal tersebut didorong oleh peningkatan impor yang terjadi.

“(Peningkatan) Komoditas pupuk, gula dan amonium di Pelabuhan Belawan, peningkatan ekspor CPO di Pelabuhan Belawan dan Dumai, serta peningkatan kegiatan bongkar domestik untuk komoditas batubara dan produk turunan CPO di Pelabuhan Belawan,” ujarnya menjelaskan peningkatan impor tersebut.

Tak hanya sampai di situ, sektor peti kemas juga mengalami peningkatan, sampai dengan Agustus 2021 sebesar 959.247 TEUs (twenty-foot equivalent unit), tumbuh 3,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020 yang sebesar 925.357 TEUs. Peningkatan ini tercatat didominasi oleh arus barang peti kemas domestik.

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Artikel Terkait

Berlangganan Sekarang Juga!

Dapatkan informasi BUMN terbaru langsung ke email anda.