MENU
LAPOR HOAX

Jasa Marga Kembali Catat Kinerja Positif di Kuartal III 2021

10 November 2021

Jasa Marga Kembali Catat Kinerja Positif di Kuartal III 2021
Jasa Marga tunjukkan kinerja dan hasil positif di tengah pandemi. Kinerja ini terlihat dalam capaian laba bersih sebesar Rp 749,42 Miliar di Kuartal III 2021. Berlakunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak Juli 2021 juga tidak menghalangi kinerja Jasa Marga dalam meraih hasil positif tersebut. Kinerja Kuartal III Tahun 2021 mengalami perbaikan dimana hal ini tercermin dari Pendapatan Usaha yang  naik sebesar 20,75 persen karena telah beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru yang juga didukung oleh  meningkatnya mobilisasi masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan volume lalu lintas apabila  dibandingkan dengan Kuartal III Tahun 2020. Tidak hanya itu, EBITDA juga mengalami peningkatan  sebesar 29,39 persen seiring dengan meningkatnya Pendapatan Tol di Kuartal III Tahun 2021. Hal ini juga menyebabkan peningkatan pencapaian yang mencapai 65,07 persen.  Sebagai informasi bahwa Jasa Marga mengoperasikan total 1.246 km jalan tol yang merupakan 51 persen dari total jalan tol yang telah  beroperasi di Indonesia. Sementara itu, total konsesi jalan tol yang dimiliki oleh Jasa Marga saat ini telah  mencapai 1.603 km di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2021 hingga Kuartal III, Jasa Marga telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 55,94 km, dengan rincian sebagai berikut: 
  • Jalan Tol BORR Seksi IIIA (Simpang Yasmin-Simpang Semplak) sepanjang 2,85 km.
  • Jalan Tol Cinere-Serpong Seksi I (Serpong-Pamulang) sepanjang 6,50 km.
  • Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sepanjang 14,19 km.
  • Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi I dan V (Balikpapan-Samboja) sepanjang 32,40 km.
Jasa Marga menargetkan masih ada penambahan jalan tol operasi hingga akhir tahun 2021, yaitu Jalan  Tol Manado - Bitung Ruas Danowudu-Bitung yang ditargetkan beroperasi pada Kuartal IV. Dengan turunnya level PPKM di berbagai daerah serta melihat pergerakan mobilitas masyarakat sejak  September 2021, Jasa Marga memproyeksikan hingga akhir tahun 2021 tren peningkatan lalu lintas masih  terjadi di Jalan Tol Jasa Marga Group.  Hal ini berdasarkan histori realisasi volume Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR) pada Oktober 2021, Jasa  Marga mencatat peningkatan LHR Jalan Tol Jasa Marga Group di seluruh Indonesia sebesar 63,03 persen jika dibandingkan dengan LHR pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat bulan Juli 2021 dan 25,23 persen pada masa PPKM Level 4 bulan Agustus 2021. Sementara itu, jika LHR Oktober 2021 dibandingkan dengan LHR September 2021 atau masa PPKM level  3 meningkat sebesar 6,64 persen. Adapun tiga ruas Jalan Tol Jasa Marga Group dengan LHR tertinggi di bulan Oktober 2021 adalah Jalan  Tol Dalam Kota dengan 492 ribu kendaraan, Jalan Tol Jakarta - Cikampek dengan 450 ribu kendaraan dan Jalan Tol Jagorawi dengan 394 ribu kendaraan. Untuk mengantisipasi tren peningkatan volume lalu lintas, Jasa Marga selalu berkomitmen memberikan  pelayanan yang terbaik kepada pengguna jalan, termasuk di masa pandemi, dengan tetap menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal di jalan tol. Di antaranya yaitu memastikan pelayanan lalu lintas, pelayanan transaksi hingga pelayanan konstruksi tetap optimal, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.  Tidak hanya itu, Jasa Marga juga selalu meningkatkan pelayanan berbasis teknologi, salah satunya saat ini dengan melakukan pengembangan fitur Mobile Apps Travoy  untuk cek saldo dan top-up uang elektronik, hingga menampilkan struk transaksi di jalan tol dalam bentuk digital. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Jasa Marga dalam mendorong penerapan sistem digital dalam seluruh linimasa milik BUMN yang bergerak di bidang layanan publik tersebut.