MENU
LAPOR HOAX

Percepat Penanganan Bencana, Brantas Abipraya Salurkan Bantuan ke Cianjur

24 November 2022

Percepat Penanganan Bencana, Brantas Abipraya Salurkan Bantuan ke Cianjur

Kabar BUMN - Mengoperasikan alat berat dari Bendungan Kering Ciawi yaitu 2 unit excavator dan 3 unit dump truck untuk membuka akses yang tertutup karena longsoran di daerah Cugenang yang sempat memutus jalur utama Cianjur dan Puncak.

Gempa dengan magnitudo 5,6 SR mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11), dalam rangka mempercepat penanganan darurat pasca bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, PT Brantas Abipraya (Persero) melalui Abipraya Peduli dan proyek terdekat bencana bergerak melakukan aksi tanggap darurat dengan meluncurkan bantuan logistik dan alat berat. Alat beratpun langsung diluncurkan dari Bendungan Kering Ciawi (21/11) yaitu 2 unit excavator dan 3 unit dump truck untuk membuka akses yang tertutup karena longsoran di daerah Cugenang yang sempat memutus jalur utama Cianjur dan Puncak.

“Abipraya bergotong royong bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Dengan bergabungnya dengan Satgas Bencana BUMN, diharapkan beban korban dapat menjadi lebih ringan dan segera pulih agar masyarakat dapat lekas kembali beraktivitas,” ujar Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Ditambahkan Anas, satgas bencana BUMN turun langsung dalam penanganan bencana Cianjur untuk membuka kembali jalan yang tertimbun longsor. Tak hanya itu, sebagai upaya penanganan, Abipraya juga menyalurkan bantuan logistik berupa air mineral, selimut, beras, mie instan, makanan ringan, minyak goreng, susu, kebutuhan bayi dan balita serta obat-obatan. Anas juga mengatakan bahwa upaya yang Abipraya tempuh ini merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan BUMN yang unggul dalam pembangunan bendungan ini kepada masyarakat untuk dapat segera bangkit dari masa-masa sulit.

Pada peristiwa tersebut, ratusan korban meninggal dan ribuan orang mengalami luka-luka. Selain itu, banyak pula masyarakat yang terdampak secara materil akibat kerusakan bangunan rumah sehingga harus mengungsi. Sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir, sebagai salah satu BUMN konstruksi ini akan membuktikan komitmennya untuk selalu hadir untuk Indonesia, khususnya saat ini di tengah-tengah masyarakat terdampak, mendampingi para korban, dan bahu-membahu meringankan penderitaan, menunjukkan bahwa masyarakat terdampak di gempa Cianjur tidak sendirian.

"Sebagai bagian dari satgas bencana BUMN, Brantas Abipraya turut prihatin terhadap para korban terdampak gempa. Dukacita mendalam juga kami sampaikan atas meninggalnya korban bencana gempa bumi di Cianjur. Kami akan terus bergerak cepat, akan terus berkolaborasi demi percepatan penaganan dan pemulihan di lokasi bencana. Semoga para korban dapat lekas kembali pulih dan mulai membangun kembali rumah dan kehidupannya,” tutup Anas.