MENU
LAPOR HOAX

Mengenal Sesar Cimandiri Penyebab Gempa Cianjur, Berbahaya?

23 November 2022

Mengenal Sesar Cimandiri Penyebab Gempa Cianjur, Berbahaya?

Kabar BUMN - Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Diperkirakan, sesar Cimandiri menjadi penyebab Gempa Cianjur. Lantas, apa itu sesar Cimandiri?

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan sekitarnya pada pada Senin (21/11/2022). Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikutip dari Kompas.com, gempa Cianjur yang terjadi pukul 13.21 WIB merupakan jenis gempa bumi dangkal, dan diperkirakan disebabkan akibat aktivitas sesar Cimandiri. Lantas, apa itu sesar Cimandiri?

Mengutip dari laman geologi.co.id, sesar Cimandiri adalah sesar atau patahan geser aktif sepanjang kurang lebih 100 km. Sesar ni memanjang mulai dari muara Sungai Cimandiri di Pelabuhan Ratu, lalu mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang.

Ternyata, sesar Cimandiri sudah cukup sering berbuat “ulah”. Selain gempa Cianjur, setidaknya ada 7 gempa besar yang terjadi akibat sesar Cimandiri. Di antaranya: gempa bumi Pelabuhan Ratu (1900), gempa bumi Padalarang (1910), gempa bumi Conggeang (1948), gempa bumi Tanjungsari (1972), gempa bumi Cibadak (1973), gempa bumi Gandasoli (1982), dan gempa bumi Sukabumi (2001). 

Sesar di Jawa Barat yang Berbahaya

Selain sesar Cimandiri, ternyata ada banyak sesar aktif lain di Jawa Barat yang dapat memicu gempa bumi. Beberapa di antaranya:

Sesar Cipamingpis

Membentang di bagian timur wilayah Sukabumi dan barat Cianjur, sesar Cipamingpis merupakan sumber gempa yang mengintai wilayah Jawa Barat dan Jakarta.

Sesar Lembang

Berada di sekitar 10 km utara Bandung, dan memiliki panjang sesar mencapai 22 km, sesar Lembang turut termasuk sesar aktif yang memicu gempa bumi. Dijelaskan dari Kompas.com, sesar Lembang berpotensi memicu gempa berkekuatan magnitudo 6,8 dengan skala guncangan IV-V MMI.

Sesar Baribis

Turut menjadi sesar berbahaya yang patut diwaspadai. Dalam studi yang dilakukan Guru Besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, Sri Widiyantoro, yang dikutip Kompas.com memaparkan, sesar Baribis memiliki ancaman besar. Khususnya bagi wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Bahkan, sesar yang berjarak 25 km selatan Jakarta ini memiliki sejarah pernah memicu gempa yang merusak Jakarta pada 1780, dan Kabupaten Majalengka pada 1990.