MENU
LAPOR HOAX

Mengenal Gaya Hidup Zero Food Waste

1 November 2022

Mengenal Gaya Hidup Zero Food Waste

Kabar BUMN - Anda sudah tahu apa itu zero food waste? Gerakan ini mengajak kita untuk mengurangi penggunaan produk sekali pakai, guna mengurangi dampak buruk dari penumpukan sampah. Lantas, apa saja manfaat yang bisa kita dapatkan?

Banyaknya jumlah penduduk di Indonesia memicu persoalan baru. Salah satunya, permasalahan sampah makanan dan pengolahannya. Makanya, untuk mengurangi produksi sampah tersebut, Anda bisa berkontribusi dengan melakukan zero food waste.

Zero food waste adalah konsep reuse untuk mengurangi sampah yang menumpuk di TPA hingga dampaknya bagi pencemaran lingkungan. Jadi, “makanan bebas sampah” ini berarti mengurangi penggunaan plastik dan wadah kemasan sekali pakai, demi keselamatan lingkungan di masa depan.

FYI, berdasarkan riset dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), produksi sampah di Indonesia mencapai 175.00 ton/hari. Itu artinya, satu orang menyumbang sampah 0,7 kg/hari. Dalam satu tahun, Indonesia menghasilkan sampah hingga 64 juta ton! 

Karena tingginya angka produksi sampah, sekarang sudah waktunya kita berpartisipasi melakukan zero food waste. Begini penerapan yang bisa Anda lakukan di rumah: 

Membeli makanan secukupnya

Untuk menerapkan zero food waste, Anda bisa membeli makanan sesuai porsi Anda dan keluarga; tidak berlebihan. Anda juga bisa membawa wadah makanan saat makan di restoran, sehingga kalau ada sisa makanan yang masih layak dikonsumsi, bisa dibawa pulang.

Reuse makanan

Sebenarnya konsep zero food waste bisa Anda lakukan dengan cara reuse, atau mengolah sampah menjadi sesuatu yang bisa digunakan kembali. Misalnya, mengolah sisa sayuran menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk tanaman. 

Berpikir sebelum membeli

Anda pernah membeli barang hanya keinginan sesaat saja? Sebelum membeli, coba menjadi smart customer, yang membeli barang sesuai kebutuhan. Kalau asal membeli, risikonya bisa meningkatkan jumlah sampah di TPA. Jadi, jangan lupa berpikir sebelum membeli, ya!

Pisahkan sampah 

Setelah makan, jangan lupa untuk memisahkan antara sampah organik dan anorganik agar bisa diolah kembali. Sampah organik adalah sampah yang bisa diuraikan, seperti sayuran, sisa makanan, dan buah-buahan. Sedangkan, sampah anorganik berupa kertas, botol, kaca, dan kemasan plastik yang bisa didaur ulang kembali. Jadi, kita bisa mengurangi penumpukan sampah di TPA, deh!