MENU
LAPOR HOAX

Gandeng Petambak Lokal, PT Perikanan Indonesia Berhasil Panen Udang Vaname

4 Agustus 2022

Gandeng Petambak Lokal, PT Perikanan Indonesia Berhasil Panen Udang Vaname

Kabar BUMN - Udang vaname yang dipanen selama semester I/2022 sejumlah 16,5 ton dan pada panen parsial pada awal Agustus sebanyak 4,1 ton sehingga saat ini total mencapai 20,6 ton.

PT Perikanan Indonesia, member of ID FOOD, berhasil melakukan panen udang dengan volume tonnase 20,6 ton pada kurun Januari hingga Agustus 2022 di tambak Pekalongan, Jawa Tengah.

Udang berjenis vaname yang memiliki size 80 ini dipanen di atas lahan tambak seluas 6 hektare. PT Perikanan Indonesia melibatkan petambak lokal di Pekalongan dalam proses tebar benur udang, perawatan hingga proses panen udang.

Direktur Utama PT Perikanan Indonesia Sigit Muhartono mengatakan Pekalongan merupakan salah satu cabang perusahaan yang potensial dalam bisnis budidaya tambak udang.

Udang vaname yang dipanen selama semester I/2022 sejumlah 16,5 ton. Selanjutnya, panen parsial pada awal Agustus sebanyak 4,1 ton sehingga saat ini total 20,6 ton yang berhasil dipanen. Adapun target hingga akhir tahun sebanyak 30 Ton.

“Pencapaian budidaya udang di Pekalongan pada semester I/2022 sudah melampaui produksi panen udang yakni 159% dibandingkan dengan semester I di tahun sebelumnya. Kami mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi antara PT Perikanan Indonesia Cabang Pekalongan yang terus menjaga inklusivitas dengan para petambak,” ujarnya, Kamis (4/8/2022).

Menurut Sigit, Pekalongan sangat potensial untuk mengembangkan bisnis budidaya udang. Saat ini, hasil panen udang dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal di Jawa Tengah. Namun tidak menutup kemungkinan hasil panen udang diperluas pangsa pasarnya hingga ke Jakarta, bahkan untuk pasar internasional atau ekspor. Apalagi lokasi Pekalongan yang dekat dengan Ibu Kota secara geografis.

PT Perikanan Indonesia berencana menggenjot produksi budidaya di Pekalongan karena lahan tambak 6 hektare masih dapat dikembangkan areal nya. Selain Pekalongan, lahan tambak yang perlu dimaksimalkan pada masa mendatang yakni berada di Bengkayang, Kalimantan Barat; Karawang, Jawa Barat dan Singaraja, Bali.

Pasalnya, keberadaan tambak budidaya di beberapa kantor cabang atau unit PT Perikanan Indonesia ini berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal. Salah satunya mampu menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar.

Serapan tenaga kerja yang dimaksud yaitu mulai dari tenaga kerja persiapan panen, tenaga kerja pemanen udang, pemikul udang hingga pemilih ukuran udang.