MENU
LAPOR HOAX

DAHANA Gelar Lomba Inovasi Pengelolaan Sampah

4 Agustus 2022

DAHANA Gelar Lomba Inovasi Pengelolaan Sampah

Kabar BUMN - Pertumbuhan ekonomi memicu tingkat produksi sampah, namun tidak dibarengi oleh kesadaran untuk melakukan inovasi dalam pengelolaan sampah.

Dalam rangka mendorong perubahan paradigma pengelolaan sampah, PT DAHANA bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, dibantu oleh Fakultas Teknik Universitas Subang, BRIN Teknologi Tepat Guna, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, menggelar perlombaan Inovasi Pengelolaan Sampah untuk pelajar tingkat SLTA dan sederajat, serta mahasiswa/pegiat lingkungan se-Kabupaten Subang.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM DAHANA, Ahyanizzaman menuturkan, lomba ini berangkat dari kekhawatiran perusahaan atas semakin meningkatnya laju pembangunan, jumlah penduduk, industri dan pertumbuhan ekonomi yang memicu tingkat produksi sampah, namun tidak dibarengi oleh kesadaran untuk melakukan inovasi dalam pengelolaan sampah.

“Paradigma lama pengelolaan sampah dengan proses pengumpulan, pengangkutan, dan membawanya ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan membawa kita kepada masalah yang lebih besar, seperti, tidak terangkutnya sampah, fasilitas yang tidak mencukupi, hingga berkurangnya lahan pembuangan. Sebagai perusahaan plat merah yang mengusung konsep hijau, DAHANA sangat concern terhadap hal ini,” ungkap Ahyanizzaman di Kampus Dahana (04/08).

Ahyanizzaman juga berharap, dengan kegiatan ini, masyarakat, terutama pelajar sebagai generasi penerus, memiliki kesadaran akan kebutuhan inovasi di bidang pengelolaan sampah, serta sadar untuk terus merawat lingkungan.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, Hidayat.  Menurutnya, data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2021, sampah yang telah terkelola sekitar 65,63% dan 34,47% sampah belum terkelola. Dengan inovasi berbasis paradigma 3R Reduce, Reuse, Recycle (mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang), dapat mengubah ancaman sampah menjadi peluang yang bahkan dapat memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat.

“Subang digadang-gadang akan menjadi pusat perekonomian baru seiring perkembangan kawasan Rebana. Oleh sebab itu, perlu kiranya kita membangun kesadaran pengelolaan sampah sejak dini, agar tidak menjadi bahaya laten bagi masyarakat dan lingkungan, kami juga berharap inovasi-inovasi pengelolaan sampah nanti dapat membuka mata kita, bahwa ada potensi ekonomi untuk masyarakat ketika sampah dikelola dengan baik,” tuturnya.

Hidayat juga menegaskan bahwa program ini sebagai bagian dari menjalankan tugas pengelolaan  sampah di wilayah Kabupaten Subang dengan pendekatan masyarakat dan kepemimpinan kolaboratif.

Untuk para pelajar dan mahasiswa serta pegiat lingkungan se-Kabupaten Subang yang memiliki gagasan dan inovasi-inovasi teranyar tentang pengelolaan sampah, dan tertarik mengikuti lomba ini, hadiah jutaan rupiah telah menanti, untuk info lebih lanjut, silahkan unduh Panduan Lomba Inovasi Pengelolaan Sampah berikut ini: https://dahana.id/themes/dahana/images/lomba.png