MENU
LAPOR HOAX

Apa yang Dimaksud dengan TV Digital? Berikut Penjelasannya

29 Juni 2022

Apa yang Dimaksud dengan TV Digital? Berikut Penjelasannya

Kabar BUMN -  Masyarakat terus diimbau untuk segera beralih ke TV digital. Karena siaran TV analog akan resmi dihentikan di Indonesia. Sayangnya, ternyata masih banyak masyarakat yang belum benar-benar paham apa itu TV digital. Supaya tidak bingung, simak penjelasan di bawah ini.

Saat ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah menjalankan “Analog Switch Off (ASO)” tahap 1 sebagai tanda peralihan dari siaran TV analog menuju siaran TV digital. Tahap pertama penghentian TV analog dimulai di tiga wilayah, yaitu Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua Barat.

Nantinya, per tanggal 2 November 2022, siaran TV analog akan resmi dihentikan di Indonesia. Itulah mengapa, seluruh masyarakat Indonesia diimbau untuk segera beralih dari TV analog ke siaran TV digital.

Masalahnya, ternyata masih banyak masyarakat yang masih bertanya-tanya: Apa itu TV digital? Apa perbedaannya dengan siaran TV analog? Mengutip dari laman inet.detik.com, siaran TV digital adalah siaran televisi yang menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi.

Pada dasarnya, sinyal TV analog ditransmisikan melalui sinyal radio yang terbagi dalam format video dan audio. Nantinya sinyal video akan ditransmisikan dalam gelombang AM. Sedangkan, sinyal audio berasal dari gelombang FM.

Berbeda dengan TV analog, siaran TV digital menerima transmisi sinyal dalam bentuk format “bit” atau data informasi. Dengan begitu, kualitas gambar serta suara pada TV digital akan lebih bersih dan jernih, dibandingkan dengan siaran TV analog.

Cara Mengecek Kondisi TV di Rumah

Untuk memastikan, Anda bisa mengecek TV di rumah apakah sudah mendukung siaran digital atau belum. Salah satu cara paling mudah dengan melihat stiker yang tertera di bodi bagian belakang layar.

Biasanya, TV yang mendukung siaran digital memiliki stiker bertulisan: ATSC, DTV, Digital Ready, HD Ready, HDTV, Digital Tuner, Digital Tuner Built-In, Integrated Digital Tuner, atau Digital Receiver.

Apabila tidak menemukan stiker yang dimaksud, Anda bisa mengecek secara manual. Baik dengan bertanya langsung dengan toko tempat Anda membeli TV, atau melihat spesifikasi televisi di situs resmi. Bahkan, Anda juga bisa mengecek melalui laman resmi Kominfo untuk mengetahui apakah televisi di rumah sudah mendukung siaran TV digital atau belum.

Bagi Anda yang masih menggunakan TV analog, tidak perlu berkecil hati. Karena dengan memasang Set Top Box (STB) atau decoder, TV analog di rumah bisa menangkap siaran TV digital. Hanya saja, pastikan Anda menggunakan antena digital untuk menangkap sinyal digital agar menghasilkan tampilan dan suara yang baik.

Jadi, sudahkah Anda beralih menggunakan siaran TV digital di rumah?