MENU
LAPOR HOAX

Jelang Libur Nataru, Jasa Raharja Jelaskan Berbagai Persiapan

24 Desember 2021

Jelang Libur Nataru, Jasa Raharja Jelaskan Berbagai Persiapan
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, PT Jasa Raharja telah melakukan berbagai persiapan, salah satunya dengan menerapkan pelayanan digital terpadu. Tentu persiapan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran, kenyamanan, serta keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan saat Nataru tersebut. Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono, turut memaparkan bagaimana kesiapan Jasa Raharja dalam pengamanan libur Natal dan Tahun Baru 2022 untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat apabila terjadi musibah kecelakaan. Kesiagaan Jasa Raharja ini didukung dengan penerapan sistem pelayanan digital dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya yang menjadi korban kecelakaan. “Penerapan sistem pelayanan digital kepada korban kecelakaan dilakukan dari hulu ke hilir dengan melibatkan Rumah Sakit, khusus pada periode Nataru kali ini disiagakan 24 jam,” ujar Rivan. Sesuai dengan tugasnya untuk menyelenggarakan program perlindungan dasar kecelakaan penumpang angkutan umum dan lalu lintas jalan, Jasa Raharja memberikan santunan kepada korban kecelakaan angkutan penumpang umum dan lalu lintas jalan baik itu yang meninggal dunia atau luka-luka. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Jasa Raharja berbasis pada sistem pelayanan digital terpadu, yang terintegrasi dengan stakeholder mulai dari Laporan Kecelakaan online dan realtime dengan IRSMS Korlantas Polri dan host to host dengan Rumah Sakit. Upaya digitalisasi pelayanan santunan kepada korban kecelakaan tentunya berdampak pada peningkatan kualitas layanan, khususnya kecepatan dalam penyerahan santunan. Hal tersebut terefleksi pada kecepatan penyerahan santunan untuk korban meninggal dunia dapat dilaksanakan dalam waktu 1 hari 10 jam dari target 3 hari.  “Dengan adanya pelayanan digital terpadu, diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan dan penyaluran santunan kepada korban dan keluarga korban kecelakaan melalui kolaborasi yang dilakukan oleh Jasa Raharja dengan berbagai stakeholders,” kata Rivan. Tentu hal Ini sebagai wujud nyata komitmen Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan santunan yang mudah dan cepat kepada masyarakat. Di sisi lainnya, sampai dengan periode November 2021 Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar 2,15 triliun, naik 1,7 persen dari periode yang sama tahun 2020 sebesar 2,12 triliun. Sementara itu untuk santunan luka-luka, Jasa Raharja bekerjasama dengan 2.352 rumah sakit di seluruh Indonesia sehingga 90,31 persen biaya perawatan dapat dibayarkan melalui mekanisme transfer kepada Rumah Sakit. Sebagai informasi bahwa setelah langkah tersebut nantinya masyarakat tidak mengeluarkan biaya perawatan di rumah sakit karena sudah dijamin oleh Jasa Raharja sampai dengan batasan biaya perawatan yang ditetapkan.   Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan bahwa dalam menghadapi Nataru 2021 ini Jasa Raharja sudah menyiagakan 2.000 personel yang tersebar di 29 Kantor Cabang, dan juga bergabung dalam pos kesehatan terpadu di 60 lokasi. Selain itu Jasa Raharja juga turut mengoperasikan armada operasional sejumlah 214 unit kendaraan roda 4 (Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas, Mobil Jasa Raharja Reaksi Cepat, dan kendaraan operasional) dan 500 unit kendaraan roda dua di wilayah Kantor Cabang seluruh Indonesia, serta dengan pemasangan spanduk keselamatan di 1.015 titik dan distribusi 5.500 unit sarana keselamatan kepada publik. Dewi mengimbau kepada masyarakat untuk sementara tidak melakukan perjalanan atau bepergian demi menjaga Kesehatan keluarga masing-masing. Apabila terpaksa harus bepergian hendaknya selalu waspada dan mengutamakan keselamatan berlalu lintas, khususnya pada periode Nataru saat ini dimana peningkatan mobilitas masyarakat, berpotensi untuk menimbulkan kecelakaan.  “Diharapkan dengan adanya persiapan yang matang dari Jasa Raharja, operasi Lilin tahun 2021 dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan ibadah Natal dan libur tahun baru 2022,” kata Dewi.  Tentu keterlibatan dan peran aktif Jasa Raharja dalam pengamanan Operasi Lilin ini sebagai perwujudan negara hadir bagi korban kecelakaan angkutan umum, dan korban kecelakaan lalu lintas jalan sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman.