MENU
LAPOR HOAX

Kapal Milik PELNI yang Melayani Rute Tol Laut

30 Mei 2022

Kapal Milik PELNI yang Melayani Rute Tol Laut

Kabar BUMN -  PELNI merupakan salah satu operator yang ditunjuk untuk pendistribusian melalui tol laut. PELNI menyediakan beberapa kapal khusus yang memiliki daya angkut dan kapasitas sangat besar untuk melintasi tol laut. Berikut penjelasan rinci terkait rute dari kapal milik PELNI via tol laut.

Tol laut merupakan jalur pelayaran bebas hambatan untuk penyediaan sistem distribusi logistik antar pelabuhan di Indonesia menggunakan kapal besar. Tujuannya agar proses distribusi maupun ketersediaan barang pokok di berbagai wilayah lebih merata, teratur, dan terjadwal.

Bukan sembarang kapal, pasalnya kapal yang digunakan untuk melintasi tol laut adalah kapal khusus yang memiliki daya angkut, kapasitas, serta volume sangat besar untuk mengangkut barang. Salah satu kapal yang melayani rute tol laut adalah kapal milik PELNI (PT Pelayaran Nasional Indonesia Persero).

Secara keseluruhan, ada lima kapal milik PELNI yang membuka trayek melintasi tol laut. Setiap kapal memiliki rute serta spesialisasi muatan yang berbeda-beda.

KM Logistik Nusantara 2

Kapal PELNI yang pertama adalah KM Logistik Nusantara 2, dengan rute Merauke - Kokas - Sorong - Korido - Depapre - Sorong - Merauke (Rute: T-19). Muatan berangkat kapal PELNI ini adalah air mineral, tepung, minyak goreng, dan beras. Semenata itu, muatan baliknya berupa batu dan ikan.

KM Logistik Nusantara 3

Berikutnya trayek KM Logistik Nusantara 3 yang melewati Pelabuhan Tanjung Perak - Makassar - Jailolo - Morotai - Pelabuhan Tanjuk Perak (Rute: T-15). Muatan berangkat yang dibawa adalah seng, triplek, besi, semen, keramik, paku, pipa air, ayam beku, beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, kedelai, serta minuman dan makanan ringan. Sedangkan muatan balik berisi: kopra, kayu, arang, besi tua, dan kelapa.

KM Logistik Nusantara 4

Ketiga adalah KM Logistik Nusantara 4 milik PELNI dengan rute Pelabuhan Tanjung Priok - Kijang - Tarempa - Pulau Laut - Natuna - Subi - Serasan - Midai - Patimban - Pelabuhan Tanjung Priok (Rute: T-3). Dengan komoditas muatan berangkat yang berisikan: beras, gula, ayam beku, tepung, besi, dan baja ringan. Muatan baliknya berupa kopra, cengkih, dan ikan.

KM Logistik Nusantara 5

Lalu ada kapal milik PELNI dengan rute tol laut melewati Pelabuhan Tanjung Perak - Tidore - Morotai - Galela - Buli - Maba - Weda - Pelabuhan Tanjung Perak (Rute: T-10). Muatan berangkat yang diangkut KM Logistik Nusantara 5 cukup banyak, yakni: keramik, triplek, pipa air, paku, seng, semen, bata ringan, baja ringan, detergen, popok, pakan ternak, beras, makanan dan minuman ringan, air mineral, mie instan, gula, serta susu. Sedangkan muatan balik berisi: kopra, kayu, arang, besi tua, dan kelapa.

KM Logistik Nusantara 6

Kapal PELNI satu ini melewati rute Pelabuhan Tanjung Perak - Makassar - Tahuna - Pelabuhan Tanjung Perak (Rute: H-1). Komoditas muatan berangkat berupa: keramik, besi, baja ringan, mie instan, serta berbagai makanan dan minuman ringan. Untuk muatan balik berisikan: kopra, arang, dan ikan.

Perlu diketahui, PELNI menjadi satu-satunya operator yang ditunjuk pada tahap awal Program Tol Laut diluncurkan. Seiring berkembangnya tol laut, ada beberapa operator pelayaran BUMN lainnya yang dipercaya untuk menyukseskan Tol Laut, yakni PT Djakarta Lloyd dan PT ASDP Indonesia Ferry.