MENU
LAPOR HOAX

Bandara Angkasa Pura II Sediakan Posko Mudik Lebaran 2022

23 April 2022

Bandara Angkasa Pura II Sediakan Posko Mudik Lebaran 2022

Kabar BUMN -  Bandara Angkasa Pura II resmi membuka Posko Angkutan Udara untuk mudik Lebaran 2022. Posko ini sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan yang bertujuan untuk mengawasi operasional bandara serta penerbangan, dan mengawasi protokol kesehatan yang ketat.

Posko Angkutan Lebaran 2022 di bandara AP II telah dibuka hari ini hingga 13 Mei 2022 dengan melibatkan personel dari stakeholder bandara antara lain AP II selaku operator bandara, Satgas Penanganan COVID-19, Otoritas Bandara, maskapai, TNI, Polri, Pemda, Karantina, Bea dan Cukai, serta Imigrasi.

“Melalui posko ini seluruh stakeholder akan lebih mudah berkoordinasi untuk memastikan Angkutan Lebaran di 20 bandara AP II berjalan dengan aman, tertib, selamat dan lancar sesuai prinsip safety, security, service, dan compliance terhadap berbagai regulasi,” jelas Muhammad Awaluddin selaku President Director AP II.

Lebih lanjut Awaluddin mengatakan, seluruh stakeholder di bandara AP II telah mengantisipasi adanya peningkatan jumlah penumpang pesawat saat Angkutan Lebaran. “Standar pelayanan di bandara harus terjaga, protokol kesehatan wajib dijalani, dan seluruh fasilitas dipastikan dalam kondisi baik.” Tambahnya.

Angkasa Pura II hari ini, Jumat (22/4) H-10 Lebaran memperkirakan jumlah penumpang pesawat mencapai 146.723. Sementara pada puncak arus mudik, 30 April 2022 atau sekitar H-2 diperkirakan akan mengalami peningkatan mencapai 169.781 penumpang.

Awaluddin menerangkan, sudah 2 tahun sejak pandemic COVID-19 tidak ada extra flight yang diajukan maskapai. Namun, pada mudik Lebaran 2022, Bandara AP II telah menerima permohonan penerbangan tambahan (extra flight) dari sejumlah maskapai. Saat ini, tercatat sebanyak 538 extra flight untuk periode 25 April sampai 10 Mei 2022. Menurut Awaluddin, Sebagian besar extra flight diajukan di Bandara Soekarno-Hatta.

“Pada periode Angkutan Lebaran tahun ini, extra flight kembali ada. Ini tentunya menjadi perhatian dan kami akan melakukan penyesuaian operasional serta memastikan keandalan fasilitas guna mengakomodir extra flight yang disetujui. Adanya extra flight juga sebagai salah satu indikator pemulihan sektor penerbangan nasional,” terang Awaluddin.

Sekadar informasi, Angkasa Pura II saat ini mengelola 20 bandara yakni Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Kualanamu, Supadio, Minangkabau, Sultan Mahmud Badaruddin II, Sultan Syarif Kasim II, Husein Sastranegara, Sultan Iskandar Muda, Raja Haji Fisabilillah, Sultan Thaha, Depati Amir, Silangit, Kertajati, Banyuwangi, Tjilik Riwut, Radin Inten II, H.A.S Hanandjoeddin, Fatmawati Soekarno, dan Jenderal Besar Soedirman.